Sunday, March 24, 2013

Love In Prague



Love in Prague adalah judul novel pertama yang saya baca. Novel yang saya baca ketika saya masih kelas satu SMA tahun 2004, saya dipinjami teman (karena dia berat bawa banyak buku saat itu) untuk membaca novelnya.

Mengisahkan tentang seorang perempuan yang doyan banget ikutan kuis dan beruntungnya dia selalu memenangkan kuis-kuis yang dia ikuti. Dan salah salah satu kemenangannya adalah dapet liburan gratis ke Praha.

Diceritakan di novel itu betapa menarik dan romantisnya Charles Bridge karena menjadi tempat jadiannya pemeran utama dalam novel itu. Kastil-kastil, acara-acara kebudayaan dan lain-lainnya yang bener-bener membuat ingin kesana. 

Dan Minggu siang ini, saya membaca kolom travelling di harian Radar Bogor, ternyata isinya membahas tentang salah satu kota di Republik Ceko itu, Praha. Dan (lagi), si travelernya ternyata terinspirasi dari novel yang sama yang pernah saya baca. Dia pergi kesana karena membaca novel Love In Prague. Huaaaaa, rasanya dia mewujudkan impiannya terlebih dahulu.

And you know what? kalimat ‘itu’ sudah saya katakan dalam hati, hehe. ‘One day, saya akan kesana.’
Cover Novel Love In Prague karyanya Riheam
Semoga akan ada cerita  trip saya di Praha suatu hari nanti di Blog ini. AAMIIIIIIIIIINNNNNNN !!!

Saturday, March 23, 2013

Yogyakarta Trip [Bagian Pertama]



Dulu sewaktu melakukan perjalanan ke Malang pertama kalinya naik kereta. Kereta eksekutif yang saya tumpangi saat itu melewati Stasiun Tugu. Melihat lampu-lampu terang Malioboro dari dalam kereta membuat saya berkata dalam hati “ Suatu hari nanti saya akan ke tempat ini (Yogyakarta)”. 

Dan saat kamu yakin apa yang kamu inginkan tercapai, maka semua elemen alam akan membantu mewujudkan impian itu agar terkabul , kata Paulo Choelo. Tanggal 6 Februari 2013 yang lalu, saya berhasil mengunjungi kota ini.

Menggunakan kereta ekonomi  Progo yang sudah dipesan beberapa hari sebelumnya, perjalanan saya dimulai dari Stasiun Senen menuju stasiun akhir,Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Kereta berangkat tepat pukul 20.35 WIB menuju Yogya. Perkiraan sampai Yogya menurut jadwal adalah pukul 07.04 tetapi tetap jam karet , sekitar jam 8 pagi saya baru sampai di Lempuyangan setelah di beberapa stasiun berhenti karena silang kereta dan sempat terjadi pencurian di kereta itu sekitar pukul 01.00 pagi.

Sesampainya di Stasiun Lempuyangan, sembari menggunakan fasilitas charge gratis yang ada untuk hape saya yang sangat low batt, saya menunggu teman  yang sudah berjanji menjemput saya. Oh iya, saya ingat sekali ketika kaki saya menginjakkan kaki di Stasiun Lempuyangan dengan kaki kanan saya, dalam hati saya berkata “Fina.. you did it ! kamu berhasil berada di tempat yang kamu inginkan.”

Tak lama kemudian teman yang sudah berjanji menjemput akhirnya datang. Dan sayapun memulai perjalanan ini.

Sayonara.. ! bukan, tapi Ittekimasu.. !



Dari dalam gerbong kereta, gadis itu berkata “Sayonara sensei. Tidak akan terjadi apa-apa denganku. Aku akan selalu baik-baik saja.”

Laki-laki itu hanya mengangguk dengan mimik wajah dan pikiran curiga di otaknya, kalimat gadis itu tidak sesuai antara ucapan dengan wajahnya.

Pintu kereta akan segera ditutup, harap semua penumpang masuk ke dalam kereta.
Terdengar suara pengumuman bahwa kereta api akan segera diberangkatkan.

Laki-laki itu masih menatap wajah gadis itu dengan penuh tanya. Rasanya apa yang diucapkannya ini tidak benar. 

Tanpa pikir panjang, sesaat sebelum pintu gerbong tertutup, laki-laki itupun masuk ke dalam kereta.

“Bukan sayonara, tapi Ittekimasu. Kamu terus mengatakan ‘sayonara’, seolah-olah kamu tidak akan pernah kembali. Begitu juga dengan kalimat-kalimat ‘aku akan baik-baik saja’ untuk apa itu? Seharusnya kamu mengatakan ittekimasu, pertanda kamu akan kembali, maka kemudian aku akan menjawabmu itterashai. Aku akan menunggu kedatanganmu lagi. Begitu bukan seharusnya?”

Gadis itu tersenyum mengangguk.

Laki-laki itu menghembuskan nafasnya.” Baguslah kalau kamu mengerti. Aku hanya ingin memastikan ini. Banyak orang yang menunggumu. Jangan merasa kamu sendiri di dunia ini. Ada ibumu, temanmu. Ataupun jika tidak ada satupun yang menunggumu, aku akan selalu menunggumu. Aku. Gurumu.” Ucapnya dengan senyum yang tersungging sempurna di bibirnya.

Lagi-lagi gadis itu mengangguk. “Haik, Sensei.”

Good.” Kemudian baru ia sadari, ia berada dikereta yang sedang berjalan.

Sensei,terpaksa harus berhenti di stasiun selanjutnya.  Gomenasai.”

“Ahhh.. begitu ya, baiklah.”


Di stasiun berikutnya sang guru turun dari kereta.

Sensei .. ittekimasu.” Ucap gadis yang adalah muridnya itu.

Guru itu mengangguk “Hm. Itterasshai.”

***
Cuplikan adegan salah satu drama Jepang yang saya tonton, memberikan makna arti kata Sayonara dan Ittekimassu dalam arti yang mendalam. Karena ceritanya juga menyentuh, jadi cuplikan scene nya bisa saya ceritakan kembali dengan menyenangkan.

Ittekimasu !


Jadwal KRL Commuterline dan Ekonomi Bogor-Jakarta

Berhubung setiap search di Mbah Google nggak pernah nemu yang lengkap, upload sendiri aja akhirnya untuk kepentingan sendiri. Syukur-syukur kalau ada yang nemu blog saya dan bisa memanfaatkannya :D
KRL Commuterline

KRL Commuterline

KRL Ekonomi

Monday, March 18, 2013

선택; Pilihan, Memilih

Salah satu lagu soundtracknya The King 2 Heart yang berjudul First Love yang dinyanyiin sama Lee Yoon Ji ini sedikit memberikan inspirasi buat saya dengan kalimat '마음이 먼저 선택한 너' yang artinya hatiku yang memilihmu terlebih dahulu.

Lagu ini membuat saya berpikir, saat memilih itu biasanya hati yang menggerakkan kita untuk memilih pilihan. Apapun yang sudah kita pilih, dan setelah memilih itu ada rasa yang dirasakan. Entah bahagia, lalu sakit, lalu senang, lalu sedih atau rasa-rasa lainnya saat menjalankan pilihan itu. Berbagahagialah karena telah memilih pilihan itu. Karena pilihan itu kita sendiri yang memilih.

Walaupun ada rasa tidak menyenangkan, rasa itu menjadi bagian dalam hidup kita yang akan membentuk diri kita suatu saat nanti. Jadi setelah memahami itu, saya merasa bahwa tidak ada rasa sesal ketika sudah memilih walaupun mungkin pilihan yang kita pilih tidak tepat. Tetapi ketidaktepatan kita dalam memilih membuat kita belajar sesuatu yang lain.

Hikmah selalu ada dalam setiap kejadian bukan ?? :)


Note : Lagu ini menceritakan kisah seorang putri yang tidak bisa hidup bersama dengan kekasihnya seorang ajudan di istana yang selalu menjaganya dan menjadi cinta pertamanya karena mati dibunuh oleh penjahat dalam drama tersebut karena melindungi sang raja yang adalah kakaknya putri tersebut.

처음엔 친구처럼 소중한 연인처럼
나의 마음에 너의 맘을 들여놓은 순간부터
설레던 내 마음은 운명이 될거라고
믿었던 철없던 내 처음 사랑

숨만 쉬어도 행복했었어
햇살같은 사랑이었어
영원할거라 생각했는데
그 추억속에 남았어

이젠 아픈 맘 슬픈 눈물
내 뺨에 기대어도 괜찮아
기억 속 상처 온 몸 가득
남겨져도 괜찮아

마음이 먼저 선택한 너
처음사랑으로 충분해
영원히 지킬께 내 처음사랑

짜릿한 마법같은 너의 그 입맞춤이
나의 마음에 설레임은 그렇게 시작됐고
불꽃처럼 뜨거운 사랑을 속삭이듯
미래를 꿈꾸었었던 내 처음사랑

너의 미소가 나를 웃게해
별빛같은 사랑이었어
마냥 좋았어 그땐 그랬어
아름다웠던 시간들

이젠 아픈 맘 슬픈 눈물
내 뺨에 기대어도 괜찮아
기억 속 상처 온 몸 가득
남겨져도 괜찮아

마음이 먼저 선택한 너
처음사랑으로 충분해
영원히 지킬께 내 처음사랑
사랑해 행복했던 처음사랑

cheo-eumen chingucheoreom sojung-han yeonin-cheoreom
naye ma-eume neoye mameul deulyeonoheun sunkanbu-teo
seolledeon nae ma-eumeun un-myeon-gi twehl-keora-go
mideot-deon cheo-reopt-deon nae cheo-eum sarang

summan shwiiyeodo haengbo-khaesseosseo
haessal-gateun sarangiyeosseo
yeongwonhal-keora saengga-khae-nneunde
keu chu-eokso-ge namasseo

ijen apeun mam seulpeun nun-mul
nae ppyame gidaeyeodo kwaehn-chanha
giyeok sok sang-cheo on mom kadeuk
namkyeojyeodo kwaehn-chanha

ma-eumi meonjeo seontaekhan neo
cheo-eumsarangeuro chungbunhae
yeongwonhi jigil-kke nae cheo-eumsarang

charishan mabeob-gateun neoye geu ibmajchumi
naye ma-eume seolle-imeun geureohke shijakdwaeh-tko
bul–ggotcheoreom tteugeoun sarangeul soksagi-deut
miraereul kkumkku-eosseot-deon nae cheo-eumsarang

neoye miso-ga nareul utke-hae
byeolbit-gateun sarangiyeosseo
manyang chowasseo keuddaen geuraesseo
areumdawot-deon shi-gandeul

ijen apeun mam seulpeun nun-mul
nae ppyame gidaeyeodo kwaehn-chanha
giyeok sok sang-cheo on mom kadeuk
namkyeojyeodo kwaehn-chanha

ma-eumi meonjeo seontaekhan neo
cheo-eumsarangeuro chungbunhae
yeongwonhi jigil-kke nae cheo-eum sarang
sarang-hae haengbo-khaet-deon cheo-eum sarang


 

Sunday, March 17, 2013

Kangen Jakarta

Ngopi di Bundaran Hotel Indonesia sambil menghayal mau bikin usaha bakar jagung di sekitaran HI untuk teman ngopi itu rasanya baru kemarin, dan hal tersebut tiba-tiba terlintas lagi di benak saya. Bersama teman menggila, Dian hal tersebut selalu berulang-ulang kami bicarakan dan setelahnya hanya tawa yang kami lakukan.

Karokean di kawasan Sarinah saat hati gundah atau hanya menemani teman yang ditinggal menikah juga salah satu yang dikangeni. Lalu kemudian akan menjadi kalap karena lapar, kami pasti akan mampir ke McD di lantai bawah untuk memesan ayam dan camilan lainnya sambil berharap seseorang yang selama di Jakarta sulit ditemui datang ketempat yang sama dimana kami berada.

Pulang ke Bogor berdiri di bus ekonomi dari Slipi diiringi hujan, lalu ngobrol bersama teman kantor juga ternyata teringat lagi beberapa waktu lalu. Kemudian mengomentari penumpang lain yang sedang bermesraan di depan kami, lalu kami tertawa juga menyenangkan. Sampai kemudian Bogor rasanya dicapai dalam waktu yang sebentar saja.

Berada di jarak yang hanya beberapa kilometer dengan seseorang yang sama-sama berada di Jakarta, lalu kami hanya terhubung via bbm juga ternyata saat-saat yang ngangenin.

Well, ternyata banyak hal yang ngangenin terjadi di Jakarta, yang semoga suatu saat bisa kembali terulang. Aaminn.




Mendua

Saya membuat teori sendiri bahwa dalam mempelajari sesuatu itu sebaiknya mencintainya terlebih dahulu agar rasanya akan lebih mudah dan rasa ingin memilikinya besar.

Hanya saja, ternyata mencintai dua hal bersamaan itu agak sulit, membagi waktunyapun jadi ngga jelas. Akhirnya sempat terpikir untuk meninggalkan saja keduanya.

Tapi saya tidak boleh menyerah bukan? Mungkin awalnya sulit, tapi saat diakhirnya saya bisa mendapatkan keduanya nanti. saya pasti akan bahagia.

semangat mencintai keduanya !

*Belajar Bahasa Korea dan Bahasa Jepang bersamaan*

My favourite song

Lagu yang nggak sengaja kedenger dari hape adik, lalu terdengar kata 'gobaekhalkkeyo' yang diucapin K.Will bikin langsung jatuh cinta sama lagu ini.

Zia feat K.Will Hope its You

사랑에 베인 상처 너무나 아팠나 봐요
다른 누군갈 좋아하는 건 그때 포기했었죠
소심한 내 맘 두려워서 여린 맘이 다칠까 봐
사랑을 잠그고 마음을 닫았죠

그대 외롭고 힘들고 아파도 마음의 그 문을 열어요
모든 걸 사랑할게요
어떤 상처도 슬픔도 없어요 그대 주저하지 말고
나에게 기대요 웃음을 찾아줄게요

(사랑한다는 말) 내가 먼저 고백할게요
(이별이라는 말) 더 이상 없을 거예요 나를 보아요

내 맘을 아나요 (나를 믿어줘요)
그대가 맞나요 (내 손을 잡아요)
그대이길 바래요
언제까지나 함께해요

이제서야 알아요 사랑 숨길 수 없음을
가슴속에 차오르는 한 사람 그대뿐이잖아요
우연처럼 다가온 그대 이젠 나의 운명이 돼버린 걸
느낄 수 있어요 내 사람이란 걸

처음 그대의 미소를 봤을 때 싱그런 향기에 취해서
사랑이 시작됐나 봐
그대 얼굴에 흐르던 눈물이 나의 가슴속에 흘러
그대의 마음을 꼭 안아 주고 싶었죠

(사랑한다는 말) 내가 먼저 고백할게요
(이별이라는 말) 더 이상 없을 거예요 나를 보아요

내 맘을 아나요 (나를 믿어줘요)
그대가 맞나요 (내 손을 잡아요)
그대이길 바래요
언제까지나 함께해요

(사랑해) 가까이 내게 와줘요
(사랑해) 지금 우리 둘만을 생각해요
사랑해
사랑해요

(그대만 보여요) 내 안엔 그대만 살아요
(그대만 볼래요) 우리의 내일을 함께 그려봐요
꿈이 아닌 거죠 (나를 믿어줘요)
헤어지지 마요 (내 손을 잡아요)
세상에 단 한 사람
영원히 늘 함께할 사랑


sarange bein sangcheo neomuna apanna bwayo
dareun nugungal johahaneun geon geuttae pogihaesseotjyo
sosimhan nae mam duryeowoseo yeorin mami dachilkka bwa
sarangeul jamgeugo maeumeul dadatjyo

geudae oeropgo himdeulgo apado maeumui geu muneul yeoreoyo
modeun geol saranghalgeyo
eotteon sangcheodo seulpeumdo eobseoyo geudae jujeohaji malgo
naege gidaeyo useumeul chajajulgeyo

(saranghandaneun mal) naega meonjeo gobaekhalgeyo
(ibyeoriraneun mal) deo isang eobseul geoyeyo nareul boayo

nae mameul anayo (nareul mideojwoyo)
geudaega matnayo (nae soneul jabayo)
geudaeigil baraeyo
eonjekkajina hamkkehaeyo

ijeseoya arayo sarang sumgil su eobseumeul
gaseumsoge chaoreuneun han saram geudaeppunijanhayo
uyeoncheoreom dagaon geudae ijen naui unmyeongi dwaebeorin geol
neukkil su isseoyo nae saramiran geol

cheoeum geudaeui misoreul bwasseul ttae singgeureon hyanggie chwihaeseo
sarangi sijakdwaenna bwa
geudae eolgure heureudeon nunmuri naui gaseumsoge heulleo
geudaeui maeumeul kkok ana jugo sipeotjyo

(saranghandaneun mal) naega meonjeo gobaekhalgeyo
(ibyeoriraneun mal) deo isang eobseul geoyeyo nareul boayo

nae mameul anayo (nareul mideojwoyo)
geudaega matnayo (nae soneul jabayo)
geudaeigil baraeyo
eonjekkajina hamkkehaeyo

(saranghae) gakkai naege wajwoyo
(saranghae) jigeum uri dulmaneul saenggakhaeyo
saranghae
saranghaeyo

(geudaeman boyeoyo) nae anen geudaeman sarayo
(geudaeman bollaeyo) uriui naeireul hamkke geuryeobwayo
kkumi anin geojyo (nareul mideojwoyo)
heeojiji mayo (nae soneul jabayo)
sesange dan han saram
yeongwonhi neul hamkkehal sarang