"Fina, Gopek !" begitu kata Mas HR pagi-pagi saat kami tiba-tiba membuat kesepakatan tanpa rencana.
Menghormati Bulan Suci Ramadhan, kami membuat peraturan sesama staff untuk menghindari kalimat hinaan, ejekan, merasa diri, dan lain-lainnya yang dirasa tidak appropriate dilakukan.
Gopek ! uang lima ratus rupiah menjadi sanksi yang harus dibayarkan tatkala salah satu dari kami melakukan beberapa hal tidak baik itu.
Insya Alloh, di akhir waktu bekerja, uang yang terkumpul akan kami sumbangkan kepada yang membutuhkan.
Sudah hari ke - 8 hari ini, kotak kecil yang digunakan untuk mengumpulkan uang lima ratus-an sudah berubah menjadi kotak agak besar.
Subhanalloh! ini berarti banyak hal tidak baik yang sering kami lakukan tanpa disadari rupanya.
Ketika mengobrol dengan experts lainnya, inipun berlaku.
Ketika sedang rembugan mengobrol dan ada banyak kalimat tidak baik terucap, saya diam terlebih dahulu, sampai akhirnya Mas HR yang menyadaripun berkata "Bapak, Gopek !"
Hahahahaha.. saya tertawa lepas.
"Maaf, maaf. Saya ngga ada gopek-an, hanya ada dua ratusan saja." kata K san menghindar.
"Untuk K san, diakumulasikan saja sudah jadi lima ribu, daritadi saya sudah menghitung kok, Pak"
Lalu kami tertawa, dan begitulah seterusnya, sampai nanti waktu libur lebaran datang.
Semoga kami bisa selalu menjaga lisan kami dengan baik.
Happy Ramadhan Kareem, People!
Jakarta, Ramadhan, 8th 1436H.
Thursday, June 25, 2015
Thursday, May 28, 2015
Working Area ~ Good Result, Insya Alloh~
Saat dua culture bergabung,
Hanya open minded lah yang harus menjadi jalan keluar dari segala masalah..
Dalam project yang berasal dari Jepang dan bekerja sama dengan Indonesia, jangankan dua negara berbeda, di Indonesia saja banyak kebudayaan yang masih harus dipelajari dan dipahami orang Indonesia.
So, Begitupun dengan dua negara.
Apapun yang sedang terjadi, diyakini akan ada hikmah luar biasa untuk kedua negara ini.
Semoga dihindarkan dari perselisihan dan segalanya dapat berakhir dengan baik.
Dear National Expert,
Get well very soon.
Dear Japanese Expert,
Apapun yang menjadi keputusannya, jika itu baik semoga pahala tercurah untuk Anda semua.
Dear Local Staffs,
Keep praying, for all the best result.
Aamin. !
*on gamang situation*
Ufawwidu Amrinaa Ilallooh~~
Hanya open minded lah yang harus menjadi jalan keluar dari segala masalah..
Dalam project yang berasal dari Jepang dan bekerja sama dengan Indonesia, jangankan dua negara berbeda, di Indonesia saja banyak kebudayaan yang masih harus dipelajari dan dipahami orang Indonesia.
So, Begitupun dengan dua negara.
Apapun yang sedang terjadi, diyakini akan ada hikmah luar biasa untuk kedua negara ini.
Semoga dihindarkan dari perselisihan dan segalanya dapat berakhir dengan baik.
Dear National Expert,
Get well very soon.
Dear Japanese Expert,
Apapun yang menjadi keputusannya, jika itu baik semoga pahala tercurah untuk Anda semua.
Dear Local Staffs,
Keep praying, for all the best result.
Aamin. !
*on gamang situation*
Ufawwidu Amrinaa Ilallooh~~
Monday, May 25, 2015
Working Area ~ a Restaurant
Makan siang bersama menjadi kebiasaan yang tidak disengaja yang selalu kami lakukan bersama-sama.
Biasanya, saya atau Mas HR akan memesan makanan di kantin untuk semua staff dan kami akan makan bersama di meja meeting ruangan project. Banyak macam hal yang kami bicarakan, mulai dari makanan, kejadian-kejadian yang sedang terjadi, dan pokoknya apapun itu.
Hingga suatu saat, salah satu obrolan adalah mengenai salah satu restaurant negara asing yang ada cabangnya di Indonesia.
"Fina sudah coba masakan **?" tanya K san memulai pembicaraan
"Belum, Pak? Bapak udah nyoba?" tanya saya
"Belum juga, saya mau minta Fina coba, nanti saya anterin. Fina makan, sepertinya menarik, ada tarian-tariannya, dan orang-orangnya langsung dari negara sana"
"Kenapa Bapak tidak mau coba sendiri saja? Bapak takut diculik ya?"
K san tertawa.
"Ini sih, bapak menyodorkan saya supaya ditangkap dan dibawa kesana." Saya menimpali.
K san tertawa "Saya sudah tua sih, jadi kemungkinan itu kecil, hanya saja harganya mungkin yang akan dimahalin."
Gue mengangguk-ngangguk saja.
"Yasudah, saya coba, Pak nanti Jumat, kalau di hari Senin, saya tidak kembali. Bapak wajib ke kantor polisi untuk lapor kehilangan ya"
Tersirat wajah khawatir dari K san ini.
Ini mau makan aja pake acara harus bikin wasiat segala sih. Hahahhaa.
***
Saat selesai weekly meeting, kami kemudian berbincang-bincang ringan.
"Jadi kapan kita makan di **?" tanya Mas HR yang membuat beberapa orang lainnya tertarik
"Oh, saya belum coba. Mau coba?" tanya T san, our boss. " Saya dengar dekat apartment saya ada satu cabangnya."
"Apa yang menarik?" Tanya NH san. our National Expert.
"Ada perempuan asli yang menari-nari." Jawab T san
"Wah, menarik tuh, direncanakan, Fin." ajaknya.
"Bapak nih." Kata saya mengetahui maksudnya."So, jadi kapan?" kata saya melanjutkan rencana ini.
"Saat T san pulang saja, minggu ini kan orang-orang 'berterbangan'?"
"OK, nanti kita pergi"
***
PHP (pemberi harapan palsu) itu tidak baik, dan bapak-bapak disini terkadang seperti itu. Atau mungkin sayanya sih yang selalu terlalu berharap. Well, dua-duanya tidak baik.
Sampai hari dimana kita berkumpul dan saya mengajak untuk makan di restaurant yang sudah dibicarakan, saya mencoba mereservasi tempat, dan ternyata restaturant itu tutup. Hiks.
Hanya buka di satu cabang yang jaraknya jauh dari kantor. Jadi harapan makan bersama kembali hilang. Kayanya muka saya terlihat kecewa dan ingin sekali makan bersama experts, karena memang sudah lama. Saya benar benar rindu saat kami tertawa bersama-sama sambil makan.
Akhirnya the one and only Boss yang bisa baca muka saya berkata "Tidak harus kesana ya, kita Gandaria City aja ya"
Saya dalam hati "Yipppppiiieeee!!!"
Dan akhirnya kami pergi ke restaurant Korea.
Biasanya, saya atau Mas HR akan memesan makanan di kantin untuk semua staff dan kami akan makan bersama di meja meeting ruangan project. Banyak macam hal yang kami bicarakan, mulai dari makanan, kejadian-kejadian yang sedang terjadi, dan pokoknya apapun itu.
Hingga suatu saat, salah satu obrolan adalah mengenai salah satu restaurant negara asing yang ada cabangnya di Indonesia.
"Fina sudah coba masakan **?" tanya K san memulai pembicaraan
"Belum, Pak? Bapak udah nyoba?" tanya saya
"Belum juga, saya mau minta Fina coba, nanti saya anterin. Fina makan, sepertinya menarik, ada tarian-tariannya, dan orang-orangnya langsung dari negara sana"
"Kenapa Bapak tidak mau coba sendiri saja? Bapak takut diculik ya?"
K san tertawa.
"Ini sih, bapak menyodorkan saya supaya ditangkap dan dibawa kesana." Saya menimpali.
K san tertawa "Saya sudah tua sih, jadi kemungkinan itu kecil, hanya saja harganya mungkin yang akan dimahalin."
Gue mengangguk-ngangguk saja.
"Yasudah, saya coba, Pak nanti Jumat, kalau di hari Senin, saya tidak kembali. Bapak wajib ke kantor polisi untuk lapor kehilangan ya"
Tersirat wajah khawatir dari K san ini.
Ini mau makan aja pake acara harus bikin wasiat segala sih. Hahahhaa.
***
Saat selesai weekly meeting, kami kemudian berbincang-bincang ringan.
"Jadi kapan kita makan di **?" tanya Mas HR yang membuat beberapa orang lainnya tertarik
"Oh, saya belum coba. Mau coba?" tanya T san, our boss. " Saya dengar dekat apartment saya ada satu cabangnya."
"Apa yang menarik?" Tanya NH san. our National Expert.
"Ada perempuan asli yang menari-nari." Jawab T san
"Wah, menarik tuh, direncanakan, Fin." ajaknya.
"Bapak nih." Kata saya mengetahui maksudnya."So, jadi kapan?" kata saya melanjutkan rencana ini.
"Saat T san pulang saja, minggu ini kan orang-orang 'berterbangan'?"
"OK, nanti kita pergi"
***
PHP (pemberi harapan palsu) itu tidak baik, dan bapak-bapak disini terkadang seperti itu. Atau mungkin sayanya sih yang selalu terlalu berharap. Well, dua-duanya tidak baik.
Sampai hari dimana kita berkumpul dan saya mengajak untuk makan di restaurant yang sudah dibicarakan, saya mencoba mereservasi tempat, dan ternyata restaturant itu tutup. Hiks.
Hanya buka di satu cabang yang jaraknya jauh dari kantor. Jadi harapan makan bersama kembali hilang. Kayanya muka saya terlihat kecewa dan ingin sekali makan bersama experts, karena memang sudah lama. Saya benar benar rindu saat kami tertawa bersama-sama sambil makan.
Akhirnya the one and only Boss yang bisa baca muka saya berkata "Tidak harus kesana ya, kita Gandaria City aja ya"
Saya dalam hati "Yipppppiiieeee!!!"
Dan akhirnya kami pergi ke restaurant Korea.
Thursday, May 21, 2015
Working Area ~ iPhone
Mulai dari posting ini, saya akan menyempatkan untuk menceritakan berbagai kisah lucu, sedih, senang, menyebalkan, dan lainnya mengenai apa yang sedang dan sudah terjadi di kantor.
Ternyata, setelah dibayangkan, banyak sekali hal baik, lucu, sedih, menggemaskan dan lainnya yang terjadi selama hampir 2 tahun saya bekerja dengan proyek Jepang dan Kementrian Kehutanan ini.
Adalah K san, bos Jepang pertama yang kalau staffnya beli barang baru, dia akan memegangnya dan memperhatikannya dengan seksama. Seperti yang baru-baru ini saya alami.
Karena 'terhasut' oleh keinginan dan ajakan orang lain, akhirnya saya termasuk segelintir orang yang menggunakan iPhone.
Lalu di hari saya membawa Iphone itu, karena Whatsapp group yang berkicau terus menerus, terdapat bunyi-bunyi asing yang baru didengar.
"Itu suara apa ya, Fina?" tanya K san.
Saya malu-malu menjawab, "Hehehe, Hp baru, Pak"
Beliau langsung menuju kepada benda hitam kotak yang ada di atas meja dan langsung melihat-lihat.
"Saya terbawa arus,Pak. Hiihihihi."
"Ya ya ya, Kakkoii ya?"
Saya mengangguk dengan cepat. "Ya begitu, Pak maksudnya."
"Wuah. Hebat sekali" sambil masih melihat-lihat iPhone saya.
***
Beberapa hari kemudian, ketika K san dinas luar kota, ada beberapa hal yang harus disampaikan langsung via telpon, awalanya beliau telpon ke nomor kantor, ternyata suaranya tidak begitu jelas.
"Saya telpon, ke no Hp ya"
"OK, Pak"
tiba-tiba HP Samsung saya bergetar dan terteralah nama beliau disana.
"Nah, ini suaranya sudah lebih jelas, oh saya lupa, harusnya saya telpon ke nomor satunya lagi ya, biar lebih jernih, kan Iphone."
Saya tersipu, "Ini bapak ngeledek deh nih, Please deh, Pak"
Dan kami tertawa bersama lalu melanjutkan pembicaraan mengenai pekerjaan yang menumpuk.
***
Ternyata, setelah dibayangkan, banyak sekali hal baik, lucu, sedih, menggemaskan dan lainnya yang terjadi selama hampir 2 tahun saya bekerja dengan proyek Jepang dan Kementrian Kehutanan ini.
Adalah K san, bos Jepang pertama yang kalau staffnya beli barang baru, dia akan memegangnya dan memperhatikannya dengan seksama. Seperti yang baru-baru ini saya alami.
Karena 'terhasut' oleh keinginan dan ajakan orang lain, akhirnya saya termasuk segelintir orang yang menggunakan iPhone.
Lalu di hari saya membawa Iphone itu, karena Whatsapp group yang berkicau terus menerus, terdapat bunyi-bunyi asing yang baru didengar.
"Itu suara apa ya, Fina?" tanya K san.
Saya malu-malu menjawab, "Hehehe, Hp baru, Pak"
Beliau langsung menuju kepada benda hitam kotak yang ada di atas meja dan langsung melihat-lihat.
"Saya terbawa arus,Pak. Hiihihihi."
"Ya ya ya, Kakkoii ya?"
Saya mengangguk dengan cepat. "Ya begitu, Pak maksudnya."
"Wuah. Hebat sekali" sambil masih melihat-lihat iPhone saya.
***
Beberapa hari kemudian, ketika K san dinas luar kota, ada beberapa hal yang harus disampaikan langsung via telpon, awalanya beliau telpon ke nomor kantor, ternyata suaranya tidak begitu jelas.
"Saya telpon, ke no Hp ya"
"OK, Pak"
tiba-tiba HP Samsung saya bergetar dan terteralah nama beliau disana.
"Nah, ini suaranya sudah lebih jelas, oh saya lupa, harusnya saya telpon ke nomor satunya lagi ya, biar lebih jernih, kan Iphone."
Saya tersipu, "Ini bapak ngeledek deh nih, Please deh, Pak"
Dan kami tertawa bersama lalu melanjutkan pembicaraan mengenai pekerjaan yang menumpuk.
***
Monday, January 12, 2015
Syndrome after 21 Jam Nonton Drama Korea ~~
Aaahh...
Penyakit kembali kambuh, gara-gara nemu dvd yang dibeli adik saya, dan sedang liburnya di rumah, membuat saya coba-coba menonton drama korea
Penyakit ini, entah bagaimana menyembuhkannya
Kali ini drama korea berjudul Emergency Couple. Genre comedy romance ini dapet banget di hati gue.I did really enjoy the drama. Nggak ngebosenin di setiap episodenya. Damn ! masih inget terus Oh Chang Min sama Oh Jin Hee nya. <3 p="">
Berkisah tentang muda-mudi yang memaksa menikah walaupun ditentang oleh orangtuanya. Oh Chang Min yang sekolah kedokteran sedangkan Oh Jin Hee yang sekolah gizi. Dan ternyata pernikaha mereka bertahan hanya satu tahun, kemudian mereka bercerai.
Enam tahun kemudian mereka bertemu kembali sebagai dokter internship di sebuah rumah sakit. Dan rasa-rasapun kembali muncul. Ditambah pemeran Chief yang menjadi ketua di bagian emergency yang menaruh rasa terhadap Oh Jin Hee juga menjadi bumbu bumbu menarik dalam kisah cinta mereka.
*menghembuskan nafas panjang*
The Drama was fun. I believe you will enjoy it also.
3>
Penyakit kembali kambuh, gara-gara nemu dvd yang dibeli adik saya, dan sedang liburnya di rumah, membuat saya coba-coba menonton drama korea
Penyakit ini, entah bagaimana menyembuhkannya
Kali ini drama korea berjudul Emergency Couple. Genre comedy romance ini dapet banget di hati gue.I did really enjoy the drama. Nggak ngebosenin di setiap episodenya. Damn ! masih inget terus Oh Chang Min sama Oh Jin Hee nya. <3 p="">
Berkisah tentang muda-mudi yang memaksa menikah walaupun ditentang oleh orangtuanya. Oh Chang Min yang sekolah kedokteran sedangkan Oh Jin Hee yang sekolah gizi. Dan ternyata pernikaha mereka bertahan hanya satu tahun, kemudian mereka bercerai.
Enam tahun kemudian mereka bertemu kembali sebagai dokter internship di sebuah rumah sakit. Dan rasa-rasapun kembali muncul. Ditambah pemeran Chief yang menjadi ketua di bagian emergency yang menaruh rasa terhadap Oh Jin Hee juga menjadi bumbu bumbu menarik dalam kisah cinta mereka.
*menghembuskan nafas panjang*
The Drama was fun. I believe you will enjoy it also.
3>
Thursday, January 8, 2015
Berkah Alloh yang Ngga Pernah Berhenti ~ Semoga Selalu Istiqomah Bersyukur
Subahanalloh Walhamdulillah Wa Laailaahailalloh Allohu Akbar !
Ekspedisi Jawa Bali yang singkat terkabul, masuk kerja dengan semangat Alhamdulillah, berkah lain yang di dapat adalah nilai UAS kemarin dapet hasil yang memuaskan! akhirnya nilaiku variatif dan bahagianya tidak ada D lagi.
Alhamdulillah ya Alloh atas rahmat dan karuniaMu..
Semoga selalu membuatku selalu terus bersyukur selalu terus menyadari semua nikmatMu sekecil apapun bahkan dalam keadaan terpuruk sekalipun.
Selalu Selalu Selalu..
Hamba yakin akan banyak hal hal indah nantinya yang masih dan akan terjadi kepadaku..
Selalu yakiin.. apapun itu..
Bismillah Alhamdulillah
Allohumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad !
Ekspedisi Jawa Bali yang singkat terkabul, masuk kerja dengan semangat Alhamdulillah, berkah lain yang di dapat adalah nilai UAS kemarin dapet hasil yang memuaskan! akhirnya nilaiku variatif dan bahagianya tidak ada D lagi.
Alhamdulillah ya Alloh atas rahmat dan karuniaMu..
Semoga selalu membuatku selalu terus bersyukur selalu terus menyadari semua nikmatMu sekecil apapun bahkan dalam keadaan terpuruk sekalipun.
Selalu Selalu Selalu..
Hamba yakin akan banyak hal hal indah nantinya yang masih dan akan terjadi kepadaku..
Selalu yakiin.. apapun itu..
Bismillah Alhamdulillah
Allohumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad !
Monday, January 5, 2015
Dream Come True~ Ekspedisi Jogja-Surabaya-Bali
ALHAMDULILLAAAAAAH~~~~~~~~~~
Another checked list things terpenuhi.
Segitu seringnya ngebayangin perjalanan riley Jawa-Bali akhirnya terwujud. Alloh Maha Baik!!
Semua berawal dari adanya hari libur kejepit indah, tanggal 24-28 Desember 2014 kemarin. Saya ditawari teman saya, Wiga tiket murah ke Jogja.
Karena rasa penat bekerja dan lain-lain, saya tidak pikir panjang, saya katakan IYA saja untuk pergi. Kemanapun di Jogja dan bagaimana nanti disanapun saya tidak pikirkan.
Yess! at least ada hawa-hawa harapan bisa liburan itu sudah luar biasa bahagia.
Mendekati akhir tahun, rupanya Alloh menambahkan nikmatnya untuk saya yang sulit ambil cuti banyak, diputuskan libur kantor mulai dari tanggal 24 Desember 2014 sampai dengan tanggal 4 Januari 2015
Masya Alloh, pikiran liburan semakin indah. Saya langsung mencari tiket lanjutan untuk memanfaatkan hari libur yang tersedia, dipilihlah Bali sebagai destinasi terakhir transit di Surabaya.
What a Journey !! saat waktu berlibur itu tiba.
Hanya Alhamdulillah dan rasa syukur yang tidak berkesudahan yang bisa saya panjatkan.
Semakin mencintai Indonesia, mencintai kota Bogor, mencintai Kota Jakarta dan mencintai keluarga saya, dan semakin wajib bersyukur atas semua karunia Alloh dan rencana-rencana indah yang sudah Alloh tuliskan di Buku Takdir saya.
Hanya akan menerima segala ketentuanNya saja, apapun itu...
Berikut ini hanya resume perjalanan saya mulai dari Jakarta hingga akhirnya ke Bali:
24 Desember : Jakarta-Yogyakarta (via Pasar Senen-Lempuyangan)
25 Desember : Starting the adventure (Bendungan Sermo, Kalibiru dan Godean (rumah teman)), lanjut pulang ke daerah Pathuk, Gunung Kidul di rumah Pak Dukuh.
26 Desember : Embung, Gunung Kidul, Goa Pindul, Air terjun Sri Gethuk, lanjut ke rumah Pak Dukuh 2 di Kanigoro.
27 Desember : Pamit dari Pak Dukuh 2 lanjut ke Pantai Ngobaran dan bergegas pulang ke Jogjakarta Kota, dan beristrahat di Kosan adeknya Wiga, malamnya lanjut ke Plaza Ambarrukmo, makan Korean Food dan jalan-jalan malam iseng.
28 Desember : Berjalan-Jalan di Malioboro mall dari pagi sampai malam (Shopping time)
29 Desember : Cari makan Tengkleng Gajah dan Rujak Ice Cream (Yummy), sore mulai ke Malioboro lagi, dan persiapan next destination.
29-30 Desember : Perjalanan Lempuyangan-Gubeng (transit sementara)
30 Desember : tepar sampai jam 12 siang, c/o dari hotel menuju Pasar Genteng, nyari cemilan almond cokelat yang lagi in.Lanjut ke Tunjungan Plaza dan nunggu waktu di Surabaya Plaza, ambil titipan tas, dan sempet ke Museum Kapal Selam. Lalu ke Gubeng Station lagi menuju ke Banyuwangi Baru.
30-31 Desember : Perjalanan Gubeng-Denpasar, via Gilimanuk. Lanjut perjalanan ke Uluwatu, ke homestay yang sudah dipesan. (sempat ke Single Fin, sesuatu yang unexpected ada di Bali, club isinya Bule yang pegang botol dan menari nari dengan busana ya begitulah)
1 Januari 2015 : Sewa motor, ke Kuta, ke Joger, Kuta Beach, Makan Ayam Betutu, Cari Oleh-oleh, pulang ke homestay, lanjut ke Dreamland beach, dan Padang-Padang Beach, dan istirahat.
2 Januari 2015 : Perjalanan pulang, menuju Gubeng.
2-3 Januari 2015 : Gubeng - Kiara sari, Bandung.
4 Januari 2015: Bandung - Bogor (feels like paradise when I met My Family again.)
Dan ya, every yesterday became memories.. and it felt beautiful no matter what happened.
Another checked list things terpenuhi.
Segitu seringnya ngebayangin perjalanan riley Jawa-Bali akhirnya terwujud. Alloh Maha Baik!!
Semua berawal dari adanya hari libur kejepit indah, tanggal 24-28 Desember 2014 kemarin. Saya ditawari teman saya, Wiga tiket murah ke Jogja.
Karena rasa penat bekerja dan lain-lain, saya tidak pikir panjang, saya katakan IYA saja untuk pergi. Kemanapun di Jogja dan bagaimana nanti disanapun saya tidak pikirkan.
Yess! at least ada hawa-hawa harapan bisa liburan itu sudah luar biasa bahagia.
Mendekati akhir tahun, rupanya Alloh menambahkan nikmatnya untuk saya yang sulit ambil cuti banyak, diputuskan libur kantor mulai dari tanggal 24 Desember 2014 sampai dengan tanggal 4 Januari 2015
Masya Alloh, pikiran liburan semakin indah. Saya langsung mencari tiket lanjutan untuk memanfaatkan hari libur yang tersedia, dipilihlah Bali sebagai destinasi terakhir transit di Surabaya.
What a Journey !! saat waktu berlibur itu tiba.
Hanya Alhamdulillah dan rasa syukur yang tidak berkesudahan yang bisa saya panjatkan.
Semakin mencintai Indonesia, mencintai kota Bogor, mencintai Kota Jakarta dan mencintai keluarga saya, dan semakin wajib bersyukur atas semua karunia Alloh dan rencana-rencana indah yang sudah Alloh tuliskan di Buku Takdir saya.
Hanya akan menerima segala ketentuanNya saja, apapun itu...
Berikut ini hanya resume perjalanan saya mulai dari Jakarta hingga akhirnya ke Bali:
24 Desember : Jakarta-Yogyakarta (via Pasar Senen-Lempuyangan)
25 Desember : Starting the adventure (Bendungan Sermo, Kalibiru dan Godean (rumah teman)), lanjut pulang ke daerah Pathuk, Gunung Kidul di rumah Pak Dukuh.
26 Desember : Embung, Gunung Kidul, Goa Pindul, Air terjun Sri Gethuk, lanjut ke rumah Pak Dukuh 2 di Kanigoro.
27 Desember : Pamit dari Pak Dukuh 2 lanjut ke Pantai Ngobaran dan bergegas pulang ke Jogjakarta Kota, dan beristrahat di Kosan adeknya Wiga, malamnya lanjut ke Plaza Ambarrukmo, makan Korean Food dan jalan-jalan malam iseng.
28 Desember : Berjalan-Jalan di Malioboro mall dari pagi sampai malam (Shopping time)
29 Desember : Cari makan Tengkleng Gajah dan Rujak Ice Cream (Yummy), sore mulai ke Malioboro lagi, dan persiapan next destination.
29-30 Desember : Perjalanan Lempuyangan-Gubeng (transit sementara)
30 Desember : tepar sampai jam 12 siang, c/o dari hotel menuju Pasar Genteng, nyari cemilan almond cokelat yang lagi in.Lanjut ke Tunjungan Plaza dan nunggu waktu di Surabaya Plaza, ambil titipan tas, dan sempet ke Museum Kapal Selam. Lalu ke Gubeng Station lagi menuju ke Banyuwangi Baru.
30-31 Desember : Perjalanan Gubeng-Denpasar, via Gilimanuk. Lanjut perjalanan ke Uluwatu, ke homestay yang sudah dipesan. (sempat ke Single Fin, sesuatu yang unexpected ada di Bali, club isinya Bule yang pegang botol dan menari nari dengan busana ya begitulah)
1 Januari 2015 : Sewa motor, ke Kuta, ke Joger, Kuta Beach, Makan Ayam Betutu, Cari Oleh-oleh, pulang ke homestay, lanjut ke Dreamland beach, dan Padang-Padang Beach, dan istirahat.
2 Januari 2015 : Perjalanan pulang, menuju Gubeng.
2-3 Januari 2015 : Gubeng - Kiara sari, Bandung.
4 Januari 2015: Bandung - Bogor (feels like paradise when I met My Family again.)
Dan ya, every yesterday became memories.. and it felt beautiful no matter what happened.
![]() | |
| Kalibiru, Jogjakarta |
![]() |
| Kalibiru, Jogjakarta. |
![]() |
| Embung, Jogjakarta. |
![]() |
| 0 Km Stasiun Tugu, Jogjakarta. |
![]() |
| Dreamland Beach, Uluwatu, Bali. |
![]() |
| Sunset, Pelabuhan Gilimanuk, on board KMP ELFINA. |
![]() |
| Sunset @ Surabaya, in Solaria Restaurant. |
Subscribe to:
Posts (Atom)







