Dari dalam gerbong kereta, gadis itu berkata “Sayonara sensei.
Tidak akan terjadi apa-apa denganku. Aku akan selalu baik-baik saja.”
Laki-laki itu hanya mengangguk dengan mimik wajah dan
pikiran curiga di otaknya, kalimat gadis itu tidak sesuai antara ucapan dengan
wajahnya.
Pintu kereta akan segera ditutup, harap semua penumpang
masuk ke dalam kereta.
Terdengar suara pengumuman bahwa kereta api akan segera
diberangkatkan.
Laki-laki itu masih menatap wajah gadis itu dengan penuh
tanya. Rasanya apa yang diucapkannya ini tidak benar.
Tanpa pikir panjang,
sesaat sebelum pintu gerbong tertutup, laki-laki itupun masuk ke dalam kereta.
“Bukan sayonara, tapi Ittekimasu. Kamu terus
mengatakan ‘sayonara’, seolah-olah kamu tidak akan pernah kembali.
Begitu juga dengan kalimat-kalimat ‘aku akan baik-baik saja’ untuk apa itu? Seharusnya
kamu mengatakan ittekimasu, pertanda kamu akan kembali, maka kemudian
aku akan menjawabmu itterashai. Aku akan menunggu kedatanganmu lagi.
Begitu bukan seharusnya?”
Gadis itu tersenyum mengangguk.
Laki-laki itu menghembuskan nafasnya.” Baguslah kalau kamu
mengerti. Aku hanya ingin memastikan ini. Banyak orang yang menunggumu. Jangan
merasa kamu sendiri di dunia ini. Ada ibumu, temanmu. Ataupun jika tidak ada
satupun yang menunggumu, aku akan selalu menunggumu. Aku. Gurumu.” Ucapnya
dengan senyum yang tersungging sempurna di bibirnya.
Lagi-lagi gadis itu mengangguk. “Haik, Sensei.”
“Good.” Kemudian baru ia sadari, ia berada dikereta
yang sedang berjalan.
“ Sensei,terpaksa harus berhenti di stasiun
selanjutnya. Gomenasai.”
“Ahhh.. begitu ya, baiklah.”
Di stasiun berikutnya sang guru turun dari kereta.
“Sensei .. ittekimasu.” Ucap gadis yang adalah
muridnya itu.
Guru itu mengangguk “Hm. Itterasshai.”
***
Cuplikan adegan salah satu drama Jepang yang saya tonton, memberikan makna arti kata Sayonara dan Ittekimassu dalam arti yang mendalam. Karena ceritanya juga menyentuh, jadi cuplikan scene nya bisa saya ceritakan kembali dengan menyenangkan.
Ittekimasu !
Ittekimasu !
Judul filmnya apa?
ReplyDeleteNdak inget Mas.. lupa judulnya :D maafkan.
ReplyDelete