Bukit Bintang- KL
Sentral
Karena kita sendiri yang atur perjalanan, perjalanan hari
kedua kami mulai agak siang sekitar jam 10 kami check out dari My Hotel
tersebut. Berdasarkan informasi, katanya My Hotel lebih dekat ke stasiun
monorail Imbi, dan setelah dilalui ternyata benar saja. Dan (lagi) hotelnya Kak
Nur teman dari Indonesia kemarin ternyata tidak jauh dari hotel kita.
YA AMPUUUNN!!! Dengan muka sebal sama diri masing-masing
kita tunjukkan, udahnya kami tertawa kembali.
KL Sentral-Genting
Highland
Dari Stasiun Imbi kami bertolak ke Stasiun KL Sentral
kembali untuk melakukan perjalanan ke Genting Highland. Dengan tiket seharga
10.30RM untuk dewasa kami kebagian tiket yang jam 12.30. tiketnya sudah
termasuk naik kereta gantung ke Gentingnya langsung. Jika menggunakan bus ini memang pakai sistem antri jadi
semakin pagi datang, semakin pagi lagi dapet tiket bus nya.
Perjalanan ke Genting Highland itu sampai terminalnya itu
sekitar satu jam setengah, jalanannya mirip puncak nanjak-nanjak berkelok-kelok
gitu. Sepanjang perjalanan pohon-pohon sudah bisa terlihat, beberapa hotel juga
banyak disepanjang perjalanan menuju Genting. melihat beberapa jalan disana rasanya seperti 'de javu' saya pernah memimpikannya :)
Sampai di terminal, bangunannya terkesan bangunan sepi,
kalau bilangnya terminal sih menurut saya tidak seperti di Indonesia yang ramai
orang, pedagang, calo tiket bahkan. Karena sudah tertib mungkin jadinya sepi. agak bingung juga mau tanya, petugasnya seperti yg tidak ingin ditanya.
Turun dari bus, nggak ngerti harus kemana sebenarnya untuk
naik kereta gantungnya, karena tidak terlihat orang ramai naik kereta gantung, bahkan kereta gantungnya aja nggak
keliatan. Setelah bertanya kepada petugas kebersihan yang ada disitu, ternyata di sebelah
sisi dalam bangunan itu ada lift yang mengantarkan kita ke tempat kereta
gantung. Gak ada sign sama sekali,jadi kalau belum pernah ya wajib nanya.
Letaknya berada di lantai 3, setelah itu barulah ada sign
yang bisa kita ikutin sampai akhirnya kita sampai untuk menggunakan kereta
gantung itu. Oiya untuk informasi, ternyata di dalam gedung itu layaknya mall,
ramai dan banyak toko-toko gitu. Saya yakin sih ada pintu masuk lain
sebenarnya. Entah dimana.
Tibalah saatnya kita menaiki kereta gantung ini, untuk saya
pribadi ini pertama kalinya naik kereta gantung. Di dalam kereta selain kami
bertiga ada 2 laki-laki lagi yang ikut serta. Memulai perjalanan, rasanya udah
deg-degan aja. Pemandangan yang terlihat langsung hutan, kami berada di atas
hutan. Kami bertiga sih ribut, ya biasalah kami memang suka heboh dimanapun.
Beda dengan dua laki-laki yang duduk dibelakang kami, mereka
kalem-kalem aja tuh, hehe. Melihat beberapa ujung seperti akan berakhir
ternyata nggak sama sekali berakhir. Jalurnya ternyata panjaaang banget,
denger-denger sih terpanjang se-Asia Tenggara. Daebak! Kereta masih terus aja jalan sampai kita masuk ke dalam
kabut dan ngga keliatan apa-apa, sempet serem juga sih, tapi ternyata setelah
melewati kabut, kami sampai di perhentian.
Turun, lalu bergegas mulai berkeliling. Banyak restaurant
halal dan non halal dengan harga yang menurut saya waktu itu sih mahal, karena
harus hemat. Masih ada dua hari lagi soalnya. Setelah berjalan-jalan kami
menemukan KFC yang harganya bersahabat dengan kantong. Akhirnya makan siang
dulu disana.
Jalan-jalan lagi ke theme park indoor nya, mall yang berisi
tempat-tempat permainannya juga bahkan ada snow world segala. Kita keliling-keliling
aja sambil sedikit-sedikit jajan camilan yang ada.
Genting
Highland-Kuala Lumpur-KLCC-Bukit Bintang
Sekitar jam 4 sore kami memutuskan untuk kembali ke Kuala
Lumpur menggunakan bus, karena mamahnya teman saya agak ngeri kalau balik pake
kereta gantung lagi. Dengan harga 6RM kami menggunakan bus menuju stasiun
monorail Triwangsa, ini salah satu alternatif jalan menuju Genting Highland.
Sampai di Triwangsa, kita main ke KLCC dulu pake LRT turun
di stasiun Dang Wangi langsung sampai ke KLCC Suria mall. Mampir sebentar,
karena hujan kami langsung balik lagi menuju Bukit Bintang untuk mendapatkan
hotel. Di hari kedua ini kita memang sengaja nyari hotel on the spot. Hotel
Iris Garden menjadi pilihan kami.
Hotelnya lumayan menyenangkan juga, hanya saja agak ribut dari kamar sebeblah pada saat itu.
Lumayan lelah perjalanan hari ini,saya memutuskan untuk
langsung istirahat di malam hari ini. Sedangkan Dian dan mamahnya sempat berjalan-jalan si sekitar hotel.
No comments:
Post a Comment