22 Desember 2014
Bertepatan dengan Hari Ibu.
Many thanks pouring my mom's-all of moms in the world- for been take care of me until today.
I do really love you mama.
Always bright my life!
Another thing happen in this day adalah Haul Meninggalnya Ene' (Nenek, Ibu dari Abah)
I am also grateful to have father like him. On this day-well, everyday he always send du'a for her- he asked her students who always learn Al Qur'an (include orphaned in it) to send du'a for her mom, my grandmother. I love the way you did, Bah.
Hopefully, I became someone like you in a good way. And my children will do the same to me when I am gone.
Another thing was the whole way to Tanah Abang, I need to stand up, because of the crowded Monday. It little bit annoy me, but hey, sekali-kali OK. Then, in the end of the way to Tanah Abang, one of my bestfriend send me bbm, asking something funny, ehm.. weird, no no, well something is
"Na, ukuran cincicn lu berapa?"
She is not a man, she is a woman, why should she asking me that question?
Dengan jujur, dan ngga mau mikir sebenarnya, I said "ngga tahu"
Then she asked me again
"Kalau mahar yang paling baik menurut agama Islam apa?"
Helloo, do I look like an Ustadzah. Antara happy dan guilty dan bersyukur. Happy karena masih banyak orang menganggap saya ini orang yang baik dan mengetahui ajaran Islam dengan baik. Guilty karena Ya ampun, kalau semua orang tau, saya ini amat sangat jauh dari kata baik. Hamba penuh dosa yang mencari jalan untuk kembali menjadi baik dan seperti yang dibayangkan orang lain.
Dan bersyukur karena Alloh Maha Amat Sangat Baik, karena masih menjaga aib hambaNya yang banyak kekurangan ini. Ya Alloh bantu hamba selalu lebih baik lebih baik dan lebih baik.
Well, akhirnya dari memori ingatan yang sedikit pernah mendengar tentang hal ini, saya hanya menjawab semampunya. Semoga bermanfaat.
Dan saya turut berbahagia akhirnya orang yang akan menikahi sahabat baik saya ini adalah memang yang dia harapkan. Selalu berdoa yang terbaik untuknya. Dan terbayang akan sangat bahagia jika jodoh yang menjadi milik kita adalah orang yang diharapkan bukan? Semoga selalu yang terbaik yang engkau dapatkan, sahabatku.
Dari berita itu, perasaan lain muncul. I will finally leaved again. Wedding. My BestFriend Wedding.
I am happy, tapi another inside of my feeling, Lonely again. She the one of my best friend yang bener-bener bestfriend, yang selalu ada saat sedih dan senang. She really is.
For the first time she leaved by her dad, entah kenapa rasanya harus jadi bagian yang paling penting buat dia, mungkin dia ngga berpikir sama. Tapi saya begitu. Dan dia adalah yang terdekat dan terbaik buat saya. Ditinggalkan menikah olehnya will be my loneliness part. But I need to feel happy for that.
Then I think, when I will be marry? When someone who really written in 'my book' will come?
Well~ lagi lagi waktu yang hanya bisa menjawab bukan?
I do really wait that answer with so many question inside to Alloh, then hopefully, Alloh will give me the best that I should to take.
Insya Alloh~~
No comments:
Post a Comment