Sesuatu akan terjadi itu seperti sudah dirasakan sebelumnya bukan?
Ada sesuatu yang biasanya dilakukan, tapi saat itu tidak dilakukan.
Hal ini terjadi kepada saya di hari Kamis lalu, handphone saya hilang !
Entah kenapa saya tidak terlalu panik pada saat itu, sehingga saya masih bisa berkomunikasi dengan adik saya setelahnya untuk menginformasikan hal tersebut.
Saya juga sempat menelusuri jalan yang saya lewati sebelum handphone tersebut hilang.
Dan rasanya yasudahlah..
Hanya memang, satu hal yang terlintas adalah satu-satunya kenangan saya bersama mantan kekasih kemarin benar-benar musnah dengan hilangnya ini.
Apakah ini sebenernya doa yang terkabul?
Beberapa kali saya sempat terpikir untuk menjual, tapi tidak jadi karena kenangan itu.
Jadi cara ini lebih bisa diterima oleh saya.
Ah.. perempuan.
Tapi yasudahlah, semua yang datang akan pergi.
Segalanya hanya titipan dan akan kembali kepada Sang Pemilik.
Akibat kehilangan ini adalah saya mendapatkan pengetahuan baru dan pengalaman baru, salah satunya adalah pembuatan Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian.
Karena harus mengurusi dua nomer saya yang ikut raib, setelah mencari berbagai informasi via teman dan internet, salah satu persyaratan penggantian nomer yang sama supaya bisa diganti adalah adanya Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian itu.
Baiklah, di Sabtu pagi yang panas kemarin, saya memutuskan untuk mulai berkeliling demi mendapatkan nomer-nomer itu kembali. Rute pertama terdekat adalah Kantor Polisi, datang ke bagian depan, beberapa pertanyaan dimunculkan untuk kelengkapan surat tersebut, KTP juga dilampirkan.
Setelah selesai, seharusnya tidak bayar tidak apa-apa, tetapi karena saya terlalu sensitif, daripada diacuhkan lalu saya sakit hati, saya memutuskan untuk memberikan sejumlah uang terhadap petugas tersebut. Saya memberikan Rp 20,000,- saat itu.
Lanjut rute selanjutnya adalah ke tempat kerja kakak saya untuk meminjam motor agar perjalanan lebih cepat dan irit ongkos. Ternyata terjebak macet, dan WIW!! keluar macet sudah mendekat jam 12 siang, rute terdekat adalah menuju Galeri Indosat yang ada di Jalan Pajajaran dekat Pizza Hut di depan RS AZRA, sampai disana antriannya sudah lumayan banyak, lalu saya bertanya ke bagian front desk, dan disanalah kartu saya diproses. KTP yang lagi-lagi kemudian ditanyakan.
Menunggu sekitar setengah jam, saya dipanggil dan jreng!! Kartu saya jadi dan akan aktif dalam waktu sejam kedepan katanya.
Lanjut lagi sekarang tujuannya adalah Grapari Telkomsel, agak hopeless kalau harus pergi ke Pajajaran, karena jasa layananannya di Hari Sabtu lebih sebentar.
Akhirnya teringat teman bilang, ada Grapari baru di Jogja Jalan Baru yang buka hari Minggu, saya langsung menuju kesana.
Dan yup!! sepi... sehingga ketika proses penggantian kartu lebih cepat dan lagi-lagi KTP saja yang hanya dibutuhkan untuk proses itu.
Sehingga, Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian itu tidak berguna kali ini.
Sore hari semua nomor saya yang hilang kembali aktif.
Semoga semoga semoga.
No comments:
Post a Comment