Hari dimana keluarganya dan keluargaku bertemu..
"Bersama ini, saya ayah dari anak saya, .... pada hari ini.. ini gimana kok mati.." Bapak yang sedang membaca teks pidato dari handphone adiknya abang tiba-tiba kebingungan karena teks yang dibacanya tiba-tiba menghilang.
Sontak saja dari beberapa yang hadir ada yang tertawa dan ada yang tegang. Karena sudah diotak-atik sepertinya tidak ketemu, dengan gagahnya abang berdiri dari duduknya dan dengan lantang berbicara
"Jadi Bah, saya dan keluarga saya datang kesini, bermaksud untuk melamar anak Abah, Fina. Kalau diizinkan, saya minta Ibu saya untuk memakaikan cincin sebagai tanda ikatan." kata Abang kepada Abah.
Abah yang juga sedang nervous sambil duduk di kursinya, kemudian berkata iya.
Aku berdiri setelah beberapa dari saudara-saudaraku memanggil dan Ibu kemudian menyematkan cincin di jari manisku dengan membaca "Bismillahirrohmaanirroohiim.."
Alhamdulillah.. lancar sudah salah satu peristiwa penting lainnya dalam hidup kami berdua,
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi makan-makan , foto-foto dan ngobrol-ngobrol kedua keluarga dan handai taulan.
No comments:
Post a Comment