"Ay, aku udah di Pajajaran" abang mengirimkan teks WA ketika aku sedang berada di ruang rias pengantin di Gedung Bima, Sukasari.
Rasa gugup apakah semua akan berjalan dengan baik semakin berkecamuk dalam diri ini. Terlebih lagi dengan isi WA yang mengatakan dia sudah dekat. Jam menunjukkan angka 8 kurang, dimana beberapa menit lagi akan diucapkan Ijab Qobul untuk mensahkan hubungan kami.
"Oh My God ! Ga usah buru-buru lah bang, aku gatau diluar kaya apa, persiapan mesjid dll udah selesai atau belum, aku gatau." Jawabku pasrah.
"Aku sudah di Sukasari" Balasan yang semakin menyebalkan sebenarnya karena jarak sudah tinggal hanya beberapa meter lagi. Ya Alloh, please lancarkan... doaku di setiap diam.
"Biasa pengantin cewek mah begini," Nadya teman SMP dan SMA ku yang sekarang menjadi penata rias di acara pernikahanku mengomentari kegugupanku.
"Aduh, pusing ya menikah, Nad."
"Tapi enak kok, hahahaa" Katanya mengejekku.
"Pida... bejakeun ka abah, rombongan geus di Sukasari cenah.." aku berteriak kepada adikku yang sebagai penyampai info kepada keluargaku dalam logat Sunda.
"Iya." Jawab adikku santai.. mungkin gugup yang bisa ditutupi.
***
"Pin, katanya sekarang jalan ke mesjidnya, udah siap-siap mau Ijab tuh."
Haduuh.. if you were me.. itu jantung kalau ga di kontrol mah udah mau copot aja kalii... please deh.. never felt that feeling before.
"OK" Aku ditemani adikku berjalan menuju mesjid yang jaraknya tidak jauh dari ruang riasku. Ketika berjalan terdengarlah suara abang via speaker
"Saya terima nikah dan kawinnya Fina ........."
Oh my god, oh my god, kalimat itu, suara itu.. kalau dibayangin lagi.. rasanya masih kerasa kok deg-degannya.
"SAH!"
I am a wife ! I am a wife of someone, Syurga ku sudah beralih dari orangtuaku kepada suamiku, aku memiliki kewajiban baru, hak baru, pendamping ! S.U.A.M.I.
Sesampainya di mesjid, aku diminta untuk berada di sebelah Abang-yang sekarang sudah resmi menjadi suamiku- untuk menandatangani berbagai dokumen dan berbagai acara penyerahan dan sungkeman lainnya.
For the first time, for the first time in my life ! He kissed my forehead in front of people ! udah sah sih, tapi tetep aja maluuu.. ciyeee.. kata para hadirin yang menghadiri acara akad nikah kami.
Moment paling melow sudah pasti adalah peristiwa sungkeman.. Ngga bisa ngga nangis ya ternyataa.. Mamah Abah.. from that time.. semua sudah beralih ke Abang sekarang.. hmm.. (ini menggenang di mata ini, hehe)
Well, after that.. salam-salaman dan acara resepsi kemudian digelar..
Alhamdulillah.. sahabat dan keluarga serta teman-teman yang kami undang banyak hadiir dan ikut mendoakan kebahagiaan kami, nothing more important than doa bukan..
Semoga kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah warrahmah.. dan diberikan keturunan yang sholeh dan sholehah dan membanggakan. Aamin !
No comments:
Post a Comment