Perjalanan yang beberapa kali tercancel ini akhirnya berhasil dilakukan ! Yeay!
Semua diawali dari cuti abang yang berakumulatif dan sayang hangus kalau tidak dipakai, ditambah lagi pekerjaan yang banyak yang kemudian membuatnya ingin kembali menyegarkan otak.
Yeyey.. akhirnya cuti yang diambil selama 4 hari berhasil di acc oleh Pak Bos.. dan saya sebagai istri WAJIB menemani suami yang membutuhkan waktu bersenang-senang .. :p
Intermezo dulu nih..
Saya sangat percaya bahwa perjalanan itu adalah sebuah takdir.. Sebesar apapun usaha yang dilakukan untuk melakukannya, Once Yang Punya Perjalanan belum ngizinin, in a million ways, hal itu ga akan pernah kejadian. So, after marriage perjalanan apapun yang sedang dan akan saya jalani, saya percaya bahwa perjalanan inilah yang harus saya jalani.
Tidak bisa dipungkiri, jika melihat teman-teman melakukan perjalanan, kadang ada rasa, "Ya Alloh, saya mengingini itu juga." Tapi kemudian..
Menjalani kewajiban istri terhadap suami akan lebih berkah daripada itu. So.. berjalan seperti itu saja.
Kemudian, setelah menikah.. rasa berpetualang itu tidak sebesar sebelum menikah.. jadi, ketika Babang Suami bilang " Kamu lagi pengen jalan-jalan kemana?" Jawaban saya hanya "Where ever you go, I'll go." ini macam percakapan salah satu adegan Film Critical Eleven yang akan diikuti oleh senyuman Babang Suami kalau saya sudah berbicara seperti itu.
Jadi setelah pertanyaan itu, Babang Suami bilang dan bertanya "Kita ke Malang saja, lalu mau lanjut ke Solo?"
"OK!" Jawab saya setuju.
H-1 semua tiket dan akomodasi berhasil di booking. Jadi rute perjalanan escape kami adalah
Jakarta - Malang by Citilink (19-21 Sep) by traveloka
Malang - Solo by Malabar train (21 Sep) by traveloka
Solo - Jakarta by Garuda (23 Sep) by travel agent (dapet diskon 400rb karena teman)
Untuk Penginapan kami memilih :
Amartha Hills Hotel and Resort (Batu, 19-21 Sep) by traveloka
Hotal Aziza by Horison (Solo, 21-23 Sep) by myhorison.com
Hari Pertama di Malang, sampai di Bandara Abdul Rachman Shaleh sekitar Dzuhur waktu setempat. Setelah makan siang, kami langsung menuju ke Amartha Hills, di Malang Grab sudah ada sebenarnya, hanya saja di wilayah bandara penggunaan taksi beraplikasi itu sedikit riskan, karena untuk transportasi bandara sudah dimiliki oleh Koperasi Angkatan udara yang bermarkas di bandara.
Saat itu taksi Bandara Malang - Batu (Amartha Hills) seharga Rp 165.000, lebih mahal Rp 100,000 dibanding argo taksi beraplikasi. Pengalaman.
Sampai di Amartha Hills, baru sekitar jam 2, sedangkan waktu check in dalam info traveloka itu jam 3 sore. Kami pikir harus menunggu 1 jam dulu, tapi ternyata kami langsung bisa masuk saat itu juga.
What a hotel !
What a view !
What a weather !
Nuansa yang kami inginkan dapat sekali. Dinginnya, pemandangannya, fasilitasnya OK.
Saat turun dari taksi, angin dingin sudah menyapa kami lembut di kulit.
Gonna love this hotel, but I will get cold here. Saya bilang dalam hati.
Sampai di kamar, as expected! Viewnya cucok, karena tujuannya mau refreshing memang, sengaja kami memilih junior suite untuk kamar kali ini. Agar nyaman saat beristirahat.
Selesai unpacking barang, kami tertidur karena lelah, padahal kami berencana berenang di sore hari tadinya.Tapi karena dari rumah pergi sekitar jam 5 untuk menghindari kemacetan jalanan menuju bandara Soetta, kelelahan tak terbendung.
Hari ini dilalui dengan perjalanan dan tertidur. Malam hari kami sempatkan melihat pemandangan di puncak hotel, ada Fifteen Celcius Sky Lounge Cafe, untuk menikmati minum dan makan dengan pemandangan puncak. Its a Must to See! Melihat kota Malang dari Puncak ! Keren.
But, please, prepare your jacket kalau ga kuat dingin kaya saya. It was really cold there.
Hari Kedua,
Yes, bangun udah dari jam 4 pagi.. disana waktu lebih cepat setengah jam untuk setiap waktu Sholat. Rasanya juga cepat siang, tapi untuk waktu jam terasa lambat, entah karena kami benar-benar mendapatkan liburan yang kami inginkan, atau memang begitu adanya.
Jadi, kami bangun jam 4, sholat Shubuh, lalu sebelum jam 6 pagi, kami sudah berganti baju untuk siap berenang. Karena hari kerja, Pool like ours ! Hanya kami berdua yang berenang dan it was really-really like private pool. Happy..
Sudah puas berenangpun, waktu baru menunjukkan pukul 7 kurang. Waah.. rasanya happy sekali. Jam 7 kami breakfast sampai jam 8 kembali ke kamar lalu tidur lagi.. Trust me.. enak banget tidur disana, rasa kaya pagi terus dan dingin terus.. MAGER banget sebenernya kalau ga inget mau explore Batu.
Jam 10 bangun, itupun di bel sama cleaning service yang mau rapihin kamar. Hahaha..
"Bisa-bisanya, Bang kamu tidur lagi abis sarapan. Ckckckck" sindirku.
"Lha sama kan kita." balasnya. Lalu kami tertawa.
Jam 10 kami memaksa beranjak dari kasur menuju Jatim Park 1, karena hanya bermodalkan google, sepertinya Jatim Park 1 lebih OK, rupanya.. Jatim Park 2 yang kami maksud. hahha.. salah lagi. Pengalaman. Kami berjalan dari Jatim Park 1 ke Jatim Park 2 sekitar 3km. Tapi Asli, ini beneran.
1. Mungkin karena berdua abang, rasanya ga capek-capek amat.
2. Saat itu terik, tapi ngga keringetan sama sekali karena cuacanya memang tetep adem.
3. Saat beli a*ua, harganya masih 3ribu. Nambah seneng, karena Abang beli di bandara 10rb.
Sampai di Jatim Park 2, kami pesan tiket terusan 2 wahana, Batu Secret Zoo dan Museum Satwa, dapat diskon lagi dengan menunjukkn boarding pass pesawat (beberapa pesawat saja termasuk Citilink) atau kereta. Dan masih bisa digunakan untuk potongan harga lagi 20% kalau mau masuk ke Museum Angkut. It was worthed.
Yang namanya jalan-jalan itu, hari itu benarlah memang jalan-jalan.. entah berapa KM kami berjalan melihat2 semua bagian dari kebun binatan dan museum satwa itu. Plus beberapa permainan seperti Tsunami dan Jet Coaster di Batu Secret Zoo kami mainkan.
Oh iya, abang main pancing harimau disana. bayar 10rb bisa mancing harimau. Itu seru juga.
Kesimpulannya masuk jam 11 sampe jam 3 sore berjalan untuk kedua wahana itu.
Next destination ya Museum Angkut. Mungkin karena kaki sudah meronta, museum angkut hanya kami lewati begitu saja dan sedikit berfoto. Sampai jam 5 sore, kami keluar dan Abang laper rupanya. Kami makan di restoran di depan Museum Angkut itu.
Enak. Ayam bakarnya.
17.30 kami singgah di Indom*ret sejenak dan kemudian kembali ke Hotel.
Malamnya tetap mampir ke 15 Celcius Skylounge untuk menyeruput cappucino dan french fries. Kemudian turun ke kamar dan istirahat.
Keesokan harinya, kami sempatkan berenang dahulu di pagi hari, ah sayangnya hari itu tanggal merah, sehingga beberapa orang sudah berenang mendahului kami disana.
Hanya sekitar 20 menit kami berenang, karena kolam sudah mulai penuh, kami bilas dan kemudian sarapan. Jam 10 menggunakan Grab, kami meluncur ke Stasiun Malang for next destination.
Ohiya, transportasi di Malang dan Batu cukup mudah, karena ada GRAB, hanya saja, tetap berhati-hati memilih lokasi penjemputan dan pengantaran, karena masih banyak yang tidak setuju dengan adanya taksi aplikasi tsb.
Di Malang, kami berencana mengelilingi Malang, tapi ternyata sampai Malang, karena koper yang tidak bisa dititipkan, kita Mager. Jadi setelah beli oleh-oleh, kami berdiam di Stasiun untuk menghabiskan waktu.
Tepat pukul 16.00 Kereta Malabar membawa kami menuju Solo.
Sol0, 22.31 kita tiba di Solo Balapan.
Naik Grab lagi sampai ke Hotel Aziza by Horison. Check in, bayar, lalu kemudian istrahat.
Oiya, kebetulan malam tersebut ada perayaan Kirab, 1 Muharram. Tadinya mau nonton, ternyata ngga jadi karena teler.
Solo, 22 Sep 2017.
Bergegas jam 9 pagi setelah sarapan, menuju Keraton Kasunanan Surakarta. Sayangnya karena Jumat Agung, Keraton tutup. Jadi kami hanya berjalan memutari daerah-daerah sekitar.
Siang hari, Abang sempat jumatan di Mesjid Ageng Keraton. Kemudian kita makan siang lalu berjalan ke Kampung Wisata Kauman. Masuk ke beberapa toko dan hanya 1 rok yang berhasil masuk kantung belanjaan.
Abang mau beli, ukurannya ngga ada. sad.
Lanjut kemudian ke Pasar Klewer.. Sorgaalah disana.. batik bagus2 murah murah saja sodara.. siapkan budget banyak lah untuk pasar 1 itu. Setelah jam 4 kami memutuskan kembali ke Hotel dan berisitirahat lagi.
Malamnya.
Kami makan di spot kulineran Solo. Murah dan Enak. Dan pengen bikin nambah terus. Bahaya timbangan. Hahahaha.
FYI, Hotel Aziza itu letaknya strategis banget. Kemana-mana tinggal jalan kaki. Dia letaknya dekat Pasar Kliwon, ada BTC (Beteng Trade Center), PGS (Pusat Grosir Solo), Benteng Venterberg, Ke Keratonpun dekat. Very Reccommended. Dan lagi kalau mau booking tapi bayarnya di hotel, bisa cek ke www.myhorison.com disitu mesti sign up dan tinggal booking di tanggal yg diinginkan deh..
Solo, 23 Sept 2017
Time to say, Sayonara.. and back to the real life, dimana pekerjaan2 sudah menanti dikerjakan di kantor.
Jam 11.05 kami terbang kembali menuju Jakarta.
Cuti yang berhasil ! Mau kemana lagi ya cuti nanti.....
No comments:
Post a Comment