Akhirnya sampailah di titik menyerah
.
Menyerah akan hubungan yang dari awal yang sudah kuketahui akan berat.
Di awal kami berdua bertekad untuk bisa melaluinya, ternyata kamu menyerah terlebih dahulu dan akhirnya hubungan ini (seperti) berakhir.
Mencintaimu mungkin akhirnya kusadari seperti bagaimana aku melakukan pendakian.
Aku tahu ujungnya cape, namun aku tetap melakukannya. Berbagai rasa cape(kebanyakan) aku dan senang aku dapatkan, namun tetap berakhir dengan kalimat "aku tetap tidak suka mendaki"
Begitupun denganmu, terus berharap bahwa akhirnya akan bahagia walaupun dalam bayanganku akan sulit, tetap saja kujalani, sehingga akhirnya inilah yang kudapat. Akhir yang tidak menyenangkan.
Berusaha tidak menyesali membuang-buang waktu dengan orang yang sepertinya tidak pantas kuperjuangkan rasanya berat tanpa bantuan orang - orang yang menyayangiku. Dan lagi, Alloh tidak pernah meninggalkanku.
Mungkin ini adalah doa yang Alloh kabulkan tanpa kusadari. Kamu pergi meninggalkanmu. Jawaban atas istikharahku mengenai hubungan ini. Bukan aku yang meninggalkanmu, tapi memang kamu yang pergi.
Well, yaa.. ALLOH WILL ALWAYS THERE.
Always be happy then.
Bismillah melanjutkan hidupku lagi membahagiakan keluargaku saja menjadi fokus utama.
No comments:
Post a Comment